Panitia Persiapan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Religius Minta Saran Kepada Akbar Tandjung
Berita
Jakarta –
Gerakan Mahasiwa Nasionalis Religius (GMNR), sebuah gerakan mahasiswa
yang segera dideklarasikan, bertemu dengan Akbar Tandjung untuk meminta
saran dan penilaiannya. Pertemuan tersebut dilakukan di Akbar Tandjung
Institute, Jum’at (16/5).
Konsep gerakan ini lahir karena sebuah
kegelisahan anak - anak muda yang perduli terhadap masa depan bangsa
yang pro reformasi dan demokrasi,” ujar Ir. Akmal Budi Yulianto, Ketua
Umum GMNR. Keluarnya nama dan konsep gerakan ini sendiri berawal dari
sekitar September 2007.
Berdasarakan blog resmi GMNR, GMNR
diharapkan mampu menjadi solusi alternatif sebagai organisasi
pengkaderan dan recruitment bagi calon pemimpin bangsa. Pada proses
perjalanannya berharap bahwa gerakan yang akan dilakukan oleh GMNR
adalah gerakan untuk menuju arah perbaikan bangsa di tengah arus
Globalisasi yang menyandera nilai - nilai kebudayaan dan identitas asli
bangsa .
“Kami ingin mendidik kader nasionalis religius yang
juga memperhatikan aspek politk dan iptek,” ujar Maman Abdulrahman,
KABID EKSTERNAL Energi dan Sumber Daya Mineral. Niat tersebut terlihat
dari struktur kepengurusan mereka. Seperti, Agraria, Informasi &
Teknologi, dan Hukum dan HAM.
“Saya melihat prospek gerakan ini
sekitar lima sampai sepuluh tahun kedepan,” lanjut Maman Abdulrahman.
GMNR sendiri rencananya secara resmi akan dideklarasikan sekitar akhir
Mei hingga awal Juni.
Menanggapi semua penjelasan Pengurus
GMNR, Akbar Tandjung memberikan apresiasi yang baik. “Bagaimana supaya
kalian bisa memperlihatkan identitas baru sebuah gerakan mahasiswa.
Kalau bisa, GMNR bisa menampung apa yang tidak bisa disalurkan
mahasiswa oleh gerakan mahasiswa saat ini,” ucap Akbar Tandjung memberi
nasehat. Akbar pun menyatakan kesediaannya untuk terus memberi saran
kepada GMNR.(/atisnts)
